Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H Untuk Wilayah Gorontalo

TGL HIJRIAHTGL MASEHIIMSAKSHUBUHSYURUQZHUHURASHARMAGHRIBISYA
11104:2104:3105:4611:5515:1618:0019:10
21204:2104:3105:4611:5515:1517:5919:10
31304:2104:3105:4611:5515:1517:5919:10
41404:2104:3105:4611:5415:1417:5919:09
51504:2104:3105:4611:5415:1417:5919:09
61604:2104:3105:4511:5415:1317:5919:09
71704:2104:3105:4511:5415:1317:5819:08
81804:2104:3105:4511:5415:1217:5819:08
91904:2104:3105:4511:5315:1217:5819:08
102004:2104:3105:4511:5315:1117:5819:07
112104:2004:3005:4411:5315:1017:5719:07
122204:2004:3005:4411:5315:1017:5719:07
132304:2004:3005:4411:5215:0917:5719:06
142404:2004:3005:4411:5215:0917:5719:06
152504:2004:3005:4311:5215:0817:5619:06
162604:2004:3005:4311:5215:0817:5619:05
172704:2004:2905:4311:5115:0717:5619:05
182804:2004:2905:4311:5115:0617:5519:05
192904:1904:2905:4211:5115:0517:5519:04
203004:1904:2905:4211:5015:0417:5519:04
213104:1904:2905:4211:5015:0417:5419:03
22104:1804:2805:4111:5015:0317:5419:03
23204:1804:2805:4111:4915:0217:5419:03
24304:1804:2805:4111:4915:0117:5319:02
25404:1804:2805:4111:4915:0017:5319:02
26504:1704:2705:4011:4914:5917:5319:01
27604:1704:2705:4011:4814:5917:5219:01
28704:1704:2705:4011:4814:5817:5219:01
29804:1704:2705:3911:4814:5717:5219:00
309 04:1604:2605:3911:4714:5617:5119:00

Catatan :
*Sumber data Kanwil Depag. Provinsi Gorontalo.
*Jam di sesuaikan dengan Jam RRI atau TVRI.
*Titik pusat kordinat masjid Baiturrahman Kota Gorontalo.
*Syuruq ialah waktu terbitnya matahari.

Bendera Merah Putih Dengan Tiang Bambu

Tidak terasa sudah menjelang 17 agustus,hari Proklamasi Republik Indonesia.
Berarti sudah sebulan saya nganggur dirumah sejak turun dari kapal yang terakhir.
Seperti biasa menjelang 17 agustus tentu tiap rumah memasang bendera Merah - Putih di depan rumah.
Tidak terkecuali juga saya,walau tinggal jauh di pelosok desa.


Pagi - pagi saya bersiap memasang bendera Merah - Putih.
Saya ajak anak saya ikut untuk bekerja bersama.
Saya membawa batang bambu dan Linggis,anak saya membawa bendera.
Tidak seperti diperkotaan yang biasa pakai tiang pipa dan sudah ada tempat permnen untuk tiang bendera.
Di kampung saya tiap kali memasang bendera masih memakai batang bambu dan masih harus menggali lubang untuk menancapkannya.


Saya mengikat tali bendera di ujung bambu sebelum ditancapkan di depan rumah.
Karena di pasang dalam posisi tiang rebah agak miring,bendera yang di pegang anak saya hampir menyentuh tanah.
Saya agak kaget dan berkata, "Awas benderanya jangan sampai menyentuh tanah."
Anak saya yang masih kelas 3 SD itu bertanya, "Kenapa tidak boleh menyentuh tanah?"
"Itu berarti tidak menghormati bendera Indonesia,bendera negara kita sendiri" jawab saya.
Anak saya mengangguk saja dan memperbaiki posisi bendera yang dia pegang.
Dia tidak bertanya lagi,entah mengerti atau tidak apa maksud ucapan saya.
Tapi dari mimiknya saya tahu ia sedang mencoba memahami apa jawaban saya tadi.


Selesai memasang tali bendera saya membuat lubang untuk tiang bendera.
Saya menancapkan bendera Merah - Putih dengan kokoh disitu.
Sebuah bendera yang sudah mulai lusuh karena memang sudah lama disimpan dan hanya sesekali dipasang pada tanggal - tanggal tertentu saja.
Tapi setidaknya orang tua saya membelinya dengan hasil keringat yang halal,bukan dari hasil korupsi.
Dan hanya bertiang bambu yang diambil dari kebun belakang rumah,bukan dari pipa stainlis yang mengkilat.
Namun itu lebih berarti sebab bambunya juga adalah hasil dari tanaman mertua saya yang juga bisa dimintai oleh tetangga jika memang ada yang perlu.


Berkibarlah wahai benderaku,Sang Saka Merah - Putih.
Kobarkanlah semangat buat negeri ini.
Dirgahayu negeriku Indonesia.

Situs Porno Di Blokir,Blogger Kena Imbas?

Sudah lama saya tidak mengupdate blog saya.
Kemarin tiba - tiba saya ingin menulis lagi di blog.
Selesai satu artikel langsung saya posting dan seperti biasa berhasil tanpa halangan.
Saya pun lanjut dengan tulisan kedua karena mumpung masih ada ide yang bisa ditulis.
Begitu selesai langsung saya posting lagi dan saya lihat hasilnya.

Kali ini saya kaget karena postingan baru saya tidak muncul.
Postingan pertama juga hilang,yang ada hanya tulisan lama saya.
Saya jadi bingung,kemana hilangnya kedua tulisan saya?
Tidak biasanya blogspot ngadat macam begini.

Tak hilang akal,saya pun mengecek ke dasbor untuk melihat arsip data.
Ternyata postingan saya ada di arsip,berarti aman dan tidak hilang.
Tapi mengapa walau di refresh berulangkali postingan terbaru tetap tidak muncul juga?
Yang ada hanya tulisan saya yang terakhir sekitar sebulan yang lalu.

Karena penasaran saya buka email google saya,tempat untuk arsip postingan juga.
Dikotak masuk sudah ada 3 email yang baru masuk.
Ada 2 email dari arsip blog saya dan 1email lagi komentar untuk tulisan yang baru saya posting terakhir.
Setelah saya baca,saya terbitkan komentar tersebut dan saya coba untuk buka blog saya lagi.
Tapi hasilnya tetap sama,tidak ada 2 postingan yang baru saya buat.

Saya bingung,baru kali ini saya mengalami hal ini selama menulis di blog saya.
Postingan saya tidak bisa ditampilkan,tapi ada pengunjung yang memberi komentar pada tulisan saya.
Itu artinya pengunjung tersebut bisa melihat tampilan blog saya dengan status tulisan saya yang terbaru.
Lalu mengapa saya yang punya blog tidak bisa melihat tampilan yang sama?
Karena bingung dan masih ada kesibukan yang lain,saya matikan laptop saya dengan sejumlah tanda tanya yang masih mengganjal.

Sore harinya saya coba lagi buka blog saya dan ternyata sudah ada 2 postingan yang saya buat tadi pagi.
Komentar yang masuk dan saya publish juga suda ada dibawah postingan terakhir.
Saya pun menambah 1 postingan lagi di blog saya.
Sambil menulis saya buka - buka situs yang lain termasuk detik.com.

Di detik.net rupanya lagi ramai dibahas tentang pemblokiran situs porno.
Kementerian Imformasi dan Komunikasi lagi gencar memfilter situs - situs yang dianggap bermasalah dan memblokir situs yang terkait dengan pornografi.
Saya tidak tahu kapan dimulainya hal tersebut karena sudah 2 hari ini agak susah koneksi ke internet.
Sinyal Telkomsel Flash yang saya pakai tidak stabil dan susah untuk loading.
Jadi saya agak malas untuk buka internet.

Dan tiba - tiba lagi ramai masalah soal pemblokiran situs porno.
Suatu tindakan yang patut kita dukung bersama.
Supaya tidak timbul lagi hal - hal yang menghebohkan masyarakat,seperti penyebaran video mesum yang baru - baru ini terjadi.
Hal demikian tentu akan meracuni pikiran anak - anak kita yang sedang dalam masa berkembang dan dipenuhi dengan rasa penasaran dan ingin tahu.

Tapi imbas dari filterisasi dan pemblokiran itu tak urung juga dirasakan oleh situs lain yang bukan situs porno.
Banyak komentar di detik.net yang mengeluh karena tiba - tiba mereka tidak bisa mengakses situs berita termasuk detik.com dengan memakai Telkomsel Flsah.
Tapi hal itu tudak saya alami,karena saya bisa mengakses detik.com tanpa hambatan.
Hal tersebut memang di akui oleh pihak tersebut dan penyebabnya tentu diluar pengetahuan saya.

Lalu apa hubungannya dengan Blogger?
Mengapa postingan saya kadang muncul kadang tidak.
Tadi sesudah sahur saya buka kembali blog saya.
Hasilnya 3 tulisan yang sudah berhasil saya posting hilang lagi dari blog saya.
Apakah ini ada hubungannya juga dengan pemblokiran tersebut?
Tentu saja saya tidak bisa menjustifikasi hal itu.

Tapi adanya gangguan tersebut saya rasakan sangat mengganggu.
Semoga saja pedang pedang keadilan tahu mana yang harus di tebas dan mana yang harus dilindungi.

Marhaban Yaa Ramadhan 1431 H

Hari ini adalah awal puasa Ramadhan 1431 Hijriah.
Senang rasanya bisa melaksanakan puasa di rumah bersama keluarga.
Semalam sahur bareng bersama anak dan isteri juga mertua.


Puteri sulung saya yang berumur 8 tahun agak susah di bangunkan.
Justru adiknya yang berumur 1 tahun 8 bulan yang tiba - tiba bangun dan ikut nimbrung makan sahur.
Mamanya jadi repot mengurus si bungsu karena minta di suapi.
Belum lagi kakaknya yang makan sambil masih menahan kantuk.


Ada suasana bahagia yang saya rasakan.
Sesuatu yang tidak pernah saya nikmati kalau melaksanakan puasa sambil berlayar.
Selama ini saya sering bertepatan dengan puasa di atas kapal.
Bahkan sering juga lebaran dilaut karena kapal sedang dalam pelayaran.
Semua terasa hambar dan lewat begitu saja.


Makanya untuk kali ini saya sengaja putuskan kontrak sebelum bulan puasa tiba.
Ingin rasanya menikmati suasana Ramadhan bersama keluarga.
Sesuatu yang selama ini sering saya lewatkan.
Semoga puasa kali ini bisa kami jalani dengan khusuk dan beroleh rahmat dari Yang Maha Esa.
Amiiiiinnnnn........!!!!!

Pulang Kampung

Pesawat Sriwijaya Air yang saya tumpangi dari Makassar mendarat di bandara Jalaluddin,Gorontalo.
Sampai juga saya di kampung setelah tertahan 2 hari di Batam dan singgah semalam di Makassar.
Tanggal 12 Juli saya off dari kapal di Singapura dan langsung menyeberang ke Batam.
Sangat susah untuk memperoleh tiket langsung dari Batam ke Gorontalo karena masih suasana liburan.
Harga tiket pun sudah melambung jauh dari harga biasanya.

Setelah menginap 2 hari di Batam,saya hanya dapat tiket ke Surabaya sampai Makassar untuk tanggal 14 Juli 2010.
Terpaksa saya ambil saja sambil berharap ada perubahan untuk 2 hari ke depan bisa dapat tiket dari Makassar ke Gorontalo.
Dari Batam dapat pesawat pagi jam 09.00 dan sampai di Juanda jam 11.10.
Sedangkan pesawat yang ke Makassar nanti take off jam 18.20.
Terpaksa jalan - jalan lagi di Surabaya sekedar menghabiskan waktu biar tidak jenuh.

Jam 18.20 akhirnya berangkat lagi ke Makassar dan terpaksa bermalam dirumah teman.
Kebetulan juga dia sudah dapatkan saya tiket untuk tanggal 15 Juli 2010 untuk sore hari.
Walau harganya masih diatas rata - rata saya iyakan saya.
Soalnya sudah capek dengan perjalanan yang seharusnya ditempuh sehari jadi berhari - hari.
Saya tidak mau lebih lama lagi di perjalanan,karena sudah ingin cepat - cepat sampai di rumah.

Dan sekarang pesawat sudah mendarat dengan selamat di Gorontalo.
Berbaur bersama penumpang lain saya keluar dari terminal.
Hilang sudah rasa penat yang saya rasakan selama perjalanan,karena sudah sampai di kampung.
Dan sebuah senyum manis dari puteri sulungku bersama ibunya menyambut saya di pintu luar terminal.


Gorontalo,15 Juli 2010.

Sign Off

Pagi - pagi saya dan teman sudah datang ke KBRI di Singapura.
Hari ini kami mau sign off Buku Pelaut dan Passport,karena sudah berhenti bekerja dikapal.
Sebelum kembali ke Indonesia memang sebaiknya semua dokument di bereskan dulu disini supaya tidak bikin repot nanti kalau mendadak kembali naik kapal.
Tidak lama menunggu untuk di sign off Buku Belaut ,hanya butuh 15 menit sudah selesai.
Giliran mau sign off Passport ternyata tidak secepat urusan Buku Pelaut.

Passportnya dikumpul dulu dan kita diberi tanda terima.
Untuk selesainya dan bisa diambil ternyata nanti sesudah istirahat makan siang.
Padahal saya dan teman dari jam 10 sudah disana karena ingin buru - buru pulang.
Terpaksa kami keluar jalan - jalan ke Orchard saja untuk menghabiskan waktu.

Setelah jam kerja sesudah makan siang kami kembali lagi ke KBRI.
Passport sudah selesai di sign off dan tinggal diambil saja.
Setelah itu langsung balik lagi ke kapal.
Tinggal berkemas saja dan pamitan sama teman - teman sekapal.
Lalu segera buru - buru berangkat ke Harbour Front karena hari sudah sore.

Sampai di Harbour Front sudah hampir magrib.
Bergegas kami ke loket untuk beli tiket.
Selesai check Immigrasi langsung ke ruang tunggu.
Kapal Ferry sudah stand by untuk menyebrang ke Batam.
Sekitar satu jam sampai juga di Batam.
Yahhh,sudah di Indonesia tapi masih jauh lagi perjalanan untuk sampai ke kampung.

Teman saya yang di Batam sudah menunggu dengan mobil.
Sebelum mencari hotel untuk menginap saya sempatkan dulu untuk chek tiket besok.
Ternyata untuk besok tiket sudah full booking.
Ada hanya untuk lusa saja tapi itupun dengan harga yang sudah naik 3 kali lipat.
Juga saya tidak connect untuk sampai ke kampung.
Harus singgah bermalam dulu di Jakarta atau di Makassar.

Semua penerbangan penuh karena sekarang memang akhir liburan sekolah.
Hmmm,sudah buru - buru pulang dari Singapura ternyata harus menginap 2 hari lagi di Batam.
Dan entah berapa hari lagi nginap di Jakarta atau Makassar untuk bisa  dapat tiket ke Gorontalo?



Singapore-Batam 12 July 2010.

Kapalku Balik Ke Singapura

Alhamdulillah.
Akhirnya ada berita dari keagenan di Malaysia bahwa besok kapal kembali ke base di Singapura.
Senang sekali rasanya mendengar berita itu.Rasanya tidak sabar lagi menunggu untuk masuk ke Singapura.
Karena saya sudah ingin segera pulang kampung ke Indonesia.

Sebenarnya sudah sekitar sebulan yang lalu saya mengajukan permohonan untuk berhenti bekerja.
Perusahaan sudah menyetujui saya berhenti,tapi karena pergerakan kapal dilaut padat maka tertunda untuk masuk ke Singapura.
Stress juga menunggu dilaut karena kapal tidak juga segera masuk.
Tapi mau bagaimana lagi,tak ada yang bisa saya lakukan selain menunggu dengan sabar.

Dan akhirnya berita yang saya tunggu - tunggu datang juga.
Ya,besok kapal masuk ke Singapura.
Itu arinya saya segera pulang kampung.
Penat juga rasanya terapung terus dilaut selama 8 bulan.
Sekarang waktunya untuk kedarat lagi.


Tg.Pelepas 08 July 2010

Selamat Ulang Tahun Anakku

Hari ini anakku yang sulung berulang - tahun yang ke 8.
Untuk kesekian kalinya pula aku tidak bisa hadir dirumah.
Maklum masih dikapal,untung ada sinyal jadi bisa menelepon kerumah.
Minggu yang lalu juga dia baru naik ke kelas 3 dan mendapat ranking 1 dikelasnya.


Sebenarnya besar keinginanku untuk menemani anakku dihari - hari yang cukup penting bagi dia.
Itu akan memberikan dorongan semangat dan membuatnya memperoleh perhatian yang dibutuhkannya.
Tapi semua itu tidak bisa aku berikan,karena tempat kerjaku yang jauh dari rumah dan jarang untuk bisa pulang.
Anak dan istriku pun sudah bisa memahami keadaan ini,tapi dari hati kecilku kadang aku yng tidak bisa menerimanya.


Kalau aku pergi berlayar,anakku yang sulung sudah biasa dan tidak terlalu rewel lagi untuk ditinggal.
Padahal aku biasa pulang berbulan - bulan.
Dan untuk kesekian kalinya aku tidak bisa hadir pada hari ulang tahunnya.
Ahh,maafkan Papa nak,tidak bisa selalu mendampingimu.
Dari jauh Papa hanya bisa mendoakanmu.
Selamat Ulang Tahun anakku.

Kapal Rachel Corrie Kembali Ditahan Israel

Kapal Mavi Marmara gagal memasuki Gaza karena diserbu dan digiring tentara Israel ke pelabuhan Ashdod,Israel.
Korban jiwa pun tak terelakan dari peristiwa itu.
Tercatat tidak kurang dari 10 jiwa yang melayang karena ditembus peluru yang dilepaskan tentara Israel.
Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat Nakhoda dan para Relawan yang ada di kapal Rachel Corrie untuk tetap menembus blokade Israel untuk masuk Gaza.


Kapal Rachel Corrie tetap bersikukuh melanjutkan pelayarannya ke Gaza.Sekukuh hati sang gadis yang merelakan nyawanya direnggut buldozer Israel yang namanya di abadikan menjadi nama kapal tersebut.
Derita rakyat Palestina yang kelaparan dan kekurangan obat – obatan di Gaza karena blokade Israel lebih menggugah hati mereka daripada ancaman moncong senjata otomatis yang setiap saat bisa menghabisi nyawa mereka.


Tapi apalah daya,semangat saja tidak cukup untuk menghadapi tentara Israel.
Belum lagi memasuki wilayah yang dituju,kapal angkatan laut Israel kembali mencegatnya.
Tentara Israel kembali membajak dan menguasai kapal itu serta mengalihkannya ke Ashdod.
Sebuah kapal yang membawa bantuan bahan makanan dan obat – obatan sampai harus dicegat oleh lebih dari 1 kapal perang dan penumpangnya diperlakukan tak ubahnya seperti tawanan perang pula.


Kecaman dunia internasional yang mengutuk tindakan tersebut dianggap bagai angin lalu oleh Israel.
Mereka tetap menahan dan menyita muatan kapal itu walau jelas yang dibawa adalah bantuan kemanusian yang berasal dari sumbangan berbagai pihak dari belahan dunia.
Sungguh suatu tindakan yang tentu menurut saya pribadi adalah diluar batas nilai kemanusiaan itu sendiri.
Sama seperti tindakan tentara mereka sewaktu menggilas Rachel Corrie di Gaza dengan buldezer yang merenggut nyawanya.


Tapi percayalah ini hanya pionir dari sejumlah gerakan lainnya yang akan terus berlanjut.

Tidak Ada Relawan WNI Yang Meninggal Dalam Penyerbuan Kapal Mavi Marmara

Setelah sempat simpang siur beritanya,akhirnya dipastikan tidak ada relawan yang berasal dari Indonesia yang jadi korban jiwa dalam penyerbuan tentara Israel ke kapal Mavi Marmara.
Dari 12 warga Indonesia yang ikut dikapal itu semuanya selamat dari maut,walaupun ada 2 orang yang terluka kena peluru tajam.

Berita resmi yang beredar ada 10 korban jiwa yaitu 9 orang warga negara Turki dan 1 orang lagi warga Amerika keturunan Turki.
Tapi menurut pengakuan dan kesaksian relawan dari Kanada,Kevin Neish,korban tewas adalah 16 orang.
Setelah sempat ditahan dan diinterogasi dipenjara Israel akhirnya mereka dibebaskan,dan sudah berada di Amman,Yordania dan diinapkan di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Berikut nama - nama yang sudah dievakusi ke Yordania tersebut :
1.Nur Fitri Moeslim Taher
2.Arief Rachman
3.Abdillah Onim
4.Nur Ikhwan Abadi
5.Muhammad Yasin
6.Ferry Nur
7.Muhendri Muchtar
8.Hardjito Warno
9.Dzikrullah Ramudya
10.Santi Soekanto

Selanjutnya mereka akan dipulangkan ke Indonesia tapi ada juga yang masih berusaha tetap melanjutkan ke Gaza melalui jalan darat.
Sementara yang terluka yaitu Oktavianto Emil Baharudin dari Kispa dan Surya Fahrizal Aprianus dari Sahabat Al-Aqsha masih dirawat dirumah sakit setempat.

Tentara Israel Serang Kapal Pembawa Bantuan Untuk Palestina

Sungguh tragis dan sadis.
Kapal “Mavi Marmara” yang membawa muatan bantuan internasional untuk Palestina diserang pasukan Israel.
Penyerangan terjadi diperairan internasional 65 km dari lepas pantai Gaza tanggal 31 Mei 2010.
Akibat serangan tersebut 16 orang relawan meninggal sementara 30 orang lainnya terluka,demikian yang dilaporkan kantor berita Al-Jazeera seperti yang saya dikutip dari tempointeraktif.


RadioTentara israel berdalih penembakan di lakukan karena para relawan menyerang pasukan dengan benda tajam.
Free Gaza Movement yang merupakan penyelenggara misi kemanusiaan ini membantah klaim dari Radio tentara Israel tersebut.
Dari tayangan berita di banyak stasiun televisi,yang nampak adalah para tentara Israel diterjunkan dari heli dan langsung menembaki para penumpang secara membabi - buta.

Kapal Mavi Marmara merupakan 1 dari 6 kapal yang membawa 10 ribu ton bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Diantara relawan yang menjadi penumpang kapal tersebut 12 orang yang berasal dari Indonesia,termasuk 5 orang wartawan dan sampai saat ini belum diketahui bagaimana keadaannya.
Kita hanya bisa berdoa dan berharap semoga yang terbaiklah yang berlaku atas diri mereka.

Kapal Tanker MT Bunga Kelana 3 Tabrakan dengan MV Waily di Selat Singapura

Lambung kiri kapal MT. Bunga Kelana 3 yang robek ditabrak MV. Waily ( Getty Images )
Pada tanggal 25 Mei 2010 sekitar jam 06.10 waktu Singapura (GMT+08.00) telah terjadi kecelakaan laut di Selat Singapura.
Kecelakaan yang dimaksud adalah tabrakan antara kapal tanker MT Bunga Kelana 3 dengan MV Waily,demikian yang saya kutip dari berita yang dirilis MPA Singapore.
Lokasi kejadian kurang lebih 13 km tenggara Changi East.


Akibat tabrakan tersebut MT Bunga Kelana 3 mengalami robek yang parah dilambung kiri.
Diperkirakan muatan yang tumpah dari tanki yang robek sekitar 2000 ton,dan akan mencemari laut.
Tapi tim tanggap darurat sudah bergerak untuk memantau dan mencegah pencemaran lebih lanjut.
Dilaporkan pula tidak ada korban jiwa atau luka - luka dalam peristiwa yang naas itu.
Penyebab terjadinnya tabrakan masih dalam penyelidikan.
Kedua kapal sudah berlabuh untuk investigasi yang lebih lanjut.

Bersaing Bakar Rumah


Alex punya istri yang tidak mau kalah dalam bersaing.
Tiap kali tetangga sebelahnya beli sesuatu pasti dia merajuk sama suaminya minta dibelikan barang yang sama atau kalau perlu melebihinya.
Tentu saja Alex kelimpungan.
Apalagi dia sekarang menganggur karena baru kena PHK dari kapal tempat dia bekerja.

Bulan kemarin tetangga sebelah beli kulkas model baru,dia minta dibelikan juga walau kulkas di rumah masih bagus.
Terpaksa suaminya menuruti,kalau tidak bakalan ribut tiap hari.
Minggu kemarin tetangga depan beli motor skuter yang khusus buat wanita yang lagi ngetop di iklan tv,istrinya langsung naik darah minta dibelikan juga.Walau harus ngutang terpaksa dia kabulkan juga.

Siang ini pas lagi tidur,dia kaget dengan suara istrinya yang ribut.
Alex pun bertanya ada apa?
Ternyata rumah tetangga sebelah kebakaran dan istrinya salah sangka.
Istrinya mengira rumah itu sengaja dibakar.
Bukannya membantu memadamkan api istrinya malah bawa korek dan bensin dari dapur.

"Untuk apa kau bawa bensin sama korek?”,tanya Alex.
Istrinya yang nggak mau kalah bersaing itu berkata,
''Pak,masak cuma mereka yang bisa bakar rumahnya.Kita juga bisa dong pak'',katanya sambil menyalakan korek api.
Tentu saja Alex langsung marah besar dan tangannya langsung melayang ke muka istrinya.
Istrinya pun terjatuh pingsan kena tinju si Alex.

Uang & Uang

Joni lagi uring - uringan.
Dia kesal karena tiap hari isterinya minta uang terus.
Dia pun curhat pada temannya si Jono.
Katanya ''Aku jengkel,tiap hari isteriku kerjanya minta uang melulu''.
''Wah kacau juga kalau begitu keadaannya,kau harus mengajari isterimu untuk berhemat,jangan boros dalam belanja",kata Jono.
Tapi ngomong - ngomong diapakan saja uangnya sama isterimu,kok sampai minta terus tiap hari,tanya Jono lagi.
''Itulah yang aku tidak tahu,soalnya belum pernah kuberi'',jawab Joni santai.
Jono;....????

INTERNATIONAL CODE OF SIGNALS

Single Letter Signal :


A : I have a diver down,keep clear at slow speed

B : I am taking in, or discharging, or dicarrying dangerous goods.

C : Yes (affirmative or “The significance of the previous group should be read in the affirmative”).

D : Keep clear of me; I am manoeuvring with difficulty.

E : I am altering my course to starboard.

F : I am disabled; communicate with me.

G : I require a pilot.
When made by fishing vessels operating in close proximity on the fishing grounds it means :“I am hauling nets”.


H : I have a pilot on board.

I : I am altering my course to port.

J : Keep well clear of me. I am on fire and have dangerous cargo on board,or I am leaking dangerous cargo.

K : I wish to communicate with you.

L : You should stop your vessel instantly.

M : My vessel is stopped and making no way through the water.

N : No ( negative or “The significance of the previous group should be read in the negative”).
This signal may be given only visually or by sound. For voice or radio transmission the signal should be “NO”.


O : Man overboad.

P : (In harbour) All personal shoul report on board as the vessel is about to proceed to sea.
(At Sea) It may also be used as a sound signal to mean: “I require a pilot”
(At Sea It may be used by fishing vessels to mean: “ My nets have come fast upon an obstruction.


Q : My vessel is “healty” and I request free pratique.

S : I am operating astern propulsion. T : Keep clear of me; I am engaged in pair trawling.

U : You are running into danger.

V : I require assistance.

W : I require medical assistance.

X : Stop carrying out your intentions and watch for my signals.

Y : I am dragging my anchor.

Z : I require a tug.
When made by fishing vessels operating in close proximity on the fishing grounds it means: “ I am shooting nets”.

DAFTAR SINGKATAN DALAM ISTILAH PELAYARAN

Berikut ini daftar Singkatan yang sering ditemui dalam Istilah Pelayaran :
  • AIS             : Automatic Identification System
  • ALC            : Articulated Loading Column
  • AMVER      : Automated Mutual Assistance Vessel Rescue System
  • ASL             : Archipelagic Sea Lane
  • ATBA          : Area To Be Avoided
  • ATLAS        : Autonomous Temperature Line Acquisition System
  • CALM         : Catenary Anchor Leg Mooring
  • CBM            : Conventional Buoy Mooring
  • CDC            : Certain Dangerous Cargo
  • CHA            : Competent Harbour Authority
  • COTP          : Captain of the Port
  • CVTS          : Co-operative Vessel Traffic System
  • DART          : Deep-ocean Assessment and Reporting Tsunamis
  • DF               : Direction Finding
  • DG               : Degaussing
  • DGPS          : Differential Global Positioning System
  • DPG            : Dangerous and Polluting Goods
  • DSC            : Digital Selective Calling
  • DW              : Deep Water
  • DWT           : Deadweight Tonnage
  • DZ              : Danger Zone
  • E                 : East
  • ELSBM      : Exposed Location Single Buoy Mooring
  • ENE           : East Northeast
  • EPIRB        : Emergency Position Indicating Radio Beacon
  • ESE             : East Southeast
  • ETA             : Estimated Time of Arrival
  • ETD             : Estimated Time of Departure
  • FAD             : Fish Aggregating Device
  • feu                : Forty Foot Equivalent Unit
  • fm                 : Fathom(s)
  • FPSO           : Floating Production Storage and Offloading Vessel
  • FPU             : Floating Production Unit
  • FSO             : Floating Storage and Offloding Vessel
  • ft                   : Foot (Feet)
  • GMDSS        : Global Maritime Distress and Safety System
  • GPS              : Global Positioning System
  • GRT             : Gross Register Tonnage
  • GT                : Gross Tonnage
  • HAT             : Highest Astronomical Tide
  • HF                : High Frequency
  • hm                 : Hectometre
  • HMS              : Her (His) Majesty's Ship
  • HP                 : Horse Power
  • hPa                : Hectopascal
  • HSC              : High Speed Craft
  • HW               : High Water
  • IALA             : International Association of Lighthouse Authorities
  • IHO               : International Hydrographic Organization
  • IMDG            : International Maritime Dangerous Goods
  • IMO               : International Maritime Organization
  • ISPS              : International Ship and Port Facility Security Code
  • ITCZ             : Intertropical Convergence Zone
  • ITZ                : Inshore Traffic Zone
  • JRCC            : Joint Rescue Co-0rdination Centre
  • kHz                : Kilohertz
  • km                  : Kilometre(s)
  • kn                   : Knot(s)
  • kW                  : Kilowatt(s)
  • LANBY           : Large Automatic Navigation Buoy
  • LASH              : Lighter Aboard Ship
  • LAT                 : Lowest Astronomical Tide
  • LF                   : Low Frequency
  • LHG               : Liquefied Hazardous Gas
  • LMT               : Local Mean Time
  • LNG               : Liquefied Natural Gas
  • LOA               : Length Overall
  • LPG               : Liquefied Petroleum Gas
  • LW                 : Low Water 
  • mb                 : Milibar(s)
  • MCTS            : Marine Communications and Traffic Service Centres
  • MF                 : Medium Frequenncy
  • MHz               : Megahertz
  • MHHW          : Mean Higher High Water
  • MHLW           : Mean Higher Low Water
  • MHW             : Mean High Water
  • MHWN          : Mean High Water Neaps
  • MHWS           : Mean High Water spring
  • MLHW           : Mean Lower High Water
  • MLLW            : Mean Lower Low Water
  • MLW              : Mean Low Water
  • MLWN           : Mean Lower Water Neaps
  • MLWS           : Mean Lower Water Spring
  • MMSI            : Maritime Mobile Sevice Identity
  • MRCC          : Maritime Rescue Co-ordination Centre
  • MRSC          : Maritime Rescue Sub-Centre
  • MSI              : Marine Safety Information
  • MSL             : Mean Sea Level
  • MV               : Motor Vessel
  • MW              : Megawatt(s)
  • N                 : North
  • NATO        : North Atlantic Treaty Organization
  • Navtex       : Navigational Telex System
  • NE             : Northeast
  • NNE          : North Northeast
  • NNW         : North Northwest
  • No             : Number
  • NRT         : Net Register Tonnage
  • NT            : Net Tonnage
  • NW           : Northwest
  • ODAS      : Ocean Data Acquisition System
  • PEC         : Pilotage Exemption Certificate
  • PEL          : Port Entry Light
  • PLEM      : Pipe Line End Manifold
  • PMSC      : Port Marine Safety Code
  • POL         : Petrol,Oil & Lubricants
  • PSSA       : Particularly Sensitive Sea Areas
  • PWC        : Personal Watercraft
  • RCC        : Rescue Co-ordination Centre
  • RMS        : Royal Mail Ship
  • RN          : Royal Navy
  • RoRo       : Roll-on,Roll off
  • RT           : Radio Telephony
  • S               : South
  • SALM      : Single Anchor Leg Mooring System
  • SALS       : Single Anchored Leg Storage System
  • SAR         : Search And Rescue
  • Satnav     : Satellite Navigation
  • SBM        : Single Buoy Mooring
  • SE           : Southeast
  • SHA         : Statutory Harbour Authority
  • SPM         : Single Point Mooring
  • sq             : Square
  • SRR         : Search and Rescue Region
  • SS             : Steamship
  • SSCC       : Ship Sanitation Control Certificate
  • SSE          : South Southeast
  • SSCEC     : Ship Sanitation Control Exemption Certificate
  • SSW          : South Southwest
  • STL           : Submerged Turret Loading
  • STS            : Ship to Ship
  • SW              : Southwest
  • SWATH      : Small Waterplane Area Twin Hull Ship
  • teu              : Twenty Foot Equvalent Unit
  • TRITON    : Triangle Trans-Ocean Buoy Network
  • TSS             : Traffic Separation Scheme
  • UHF           : Ultra High Frequency
  • UKC           : Under-kell Clereance
  • UKHO        : United Kingdom Hydrographic Office
  • ULCC        : Ultra Large Crude Carrier
  • UN             : United Nations
  • UT              : Universal Time
  • UTC            : Co-ordinated Universal Time
  • VDR            : Voyage Data Recorder
  • VHF            : Very High Frequency
  • VLCC          : Very Large Crude Carrier
  • VMRS          : Vessel Movement Reporting system
  • VTC             : Vessel Traffic Centre
  • VTMS           : Vessel Traffic Management System
  • VTS              : Vessel Trrafic Services
  • W                  : West
  • WGS             : World Geodetic System
  • WMO            : World Meteorological Organization
  • WNW            : West Northwest
  • WSW             : West Southwest
  • WT                : radio (Wireless) Telegraphy

MEMBATASI KEINGINAN ANAK,APAKAH TANDA TAK SAYANG?

Mall Jurong Point.
Saya lagi antri dikasir untuk bayar belanjaan kebutuhan sehari-hari dikapal.
Banyak sekali orang yang antri belanja keperluan rumah tangga..
Mungkin karena 2 minggu lagi tahun baru Imlek.
Didepan saya seorang ibu dengan anaknya yang mungkin berumur 3 tahun.
Karena masih antri sang anak mengambil barang lagi dan menambahkannya ke kereta dorong yang sudah penuh.
Kelihatannya anak itu mengambil lagi sejenis snack,padahal saya lihat sudah banyak yang sejenis diatas trolli belanjaan ibunya.

Melihat anaknya menambah belanjaan,sang ibu menggelengkan kepala tanda tidak setuju.
Anaknya mencoba membujuk dengan bahasa Tionghoa yang tentu saya tidak mengerti.
Tapi ibunya tetap menggeleng tanda tidak mau.
Akhirnya anak itu mengalah dan mengembalikan barang yang dia ambil tadi ke rak tempatnya semula.
Dia kembali lagi ketempat ibunya seolah tidak ada apa-apa dan juga tidak merengek lagi.

Diam-dim saya kagum juga dengan anak kecil itu.
Dia menuruti perintah ibunya tanpa membantah lagi.
Biasanya anak-anak kalau sudah ingin dibelikan sesuatu sangat susah untuk dibantah.
Karena kalau tidak dituruti tentu akan merengek dan menangis.
Tentu kita sebagai orang tua mau tak mau menuruti kemauan sang anak,walau itu kadang tidak baik buat dia.

Membiasakan anak dituruti semua keinginannya tentu bukan suatu hal yang baik.
Sang anak akan terbiasa dan memahami hal itu bahwa apapaun yang diinginkannya akan dituruti.
Bagaimana kalau yang diinginkannya diluar kemampuan kita untuk memenuhinya?
Tentu akan jadi masalah karena sang anak tidak mau tahu dengan keadaan kita karena sudah terbiasa dituruti semua keinginannya.

Hal ini tentu suatu saat akan menimbulkan efek yang tidak baik.
Seperti yang barusan terjadi kalau tidak salah di Medan Sumatera Utara.
Saya lihat diberita televisi,seorang anak nekat melompat dari lantai atas sebuah mall dan tentu saja langsung meninggal.
Ini terjadi hanya karena ibunya menolak keinginannya untuk membelikan sebuah Handphone yang diingikannya
.
Kalau sudah begini,apakah benar tindakan kita memanjakan anak dengan menuruti semua keinginannya?



Singapura,29 Januari 2010.