ROUTE MASUK ALUR MUARA BERAU


1. OB. BERAU
    0° 15.750’S  - 117° 32.000’E

JARAK  3,14 NM, HALUAN 204°

2. BERAU
    0° 18.628’S - 117° 30.743’E

JARAK 1,55 NM, HALUAN 204°

3. TOREN
    0° 20.045’S - 117° 30.115’E

JARAK 0,81 NM, HALUAN 204°

4. SERO
    0° 20.800’S - 117° 29.788’E

JARAK 0,81 NM, HALUAN 209°

5. NIPAH DALAM
    0° 21.500’S - 117° 29.400’E
TOTAL JARAK = 06,31 NM
Alur Muara Berau adalah alur pelayaran dangkal yang hanya dilalui kapal – kapal kecil seperti Perahu layar bermotor, LCT dan Tug Boat.
Alur ini seingat saya selama berlayar di Samarinda sejak 10 tahun yang lalu tidak pernah dilakukan pengerukan, sebab bukan alur utama.
Alur utama untuk masuk ke Samarinda adalah Muara Pegah.
Kapal – kapal Tug Boat masuk melalui alur ini jika tongkangnya kosong setelah bongkar batubara di Muara Berau Anchorage.

Untuk masuk harus menunggu air mulai bergerak pasang dulu.
Kalau air surut bisa dipastikan kapal akan kandas karena diambang luarnya kedalaman airnya berkisar 3 meteran saja.
Jika sudah berhasil melewati waypoint nomor 2, berarti sudah lewat daerah rawan kandas.
Saat masuk dari waypoint nomor satu menuju waypoint nomor 2 sebaiknya kapal maju pelan saja untuk Tug Boat yang menggandeng Tongkang kosong.
Hal ini untuk mengantisipasi jika seandainya kapal kandas, tongkang tidak akan menabrak kapal dari belakang.

Dari waypoint nomor 2 ke waypoint nomor 3 air sudah mulai dalam tapi masih perlu waspada sebab dibeberapa tempat ada yang agak dangkal.
Waypoint nomor 4 adalah daerah aman sebab airnya sudah lumayan dalam untuk kapal sejenis Tug Boat, jadi sudah boleh full away.

Waypoint ini adalah untuk dipakai pribadi, jika ada yang mau mongkopi untuk memakai dipersilahkan dengan tetap memperhatikan perubahan alur karena pendangkalan oleh endapan pasir dari dalam sungai

KAPAL MELEDAK DI SAMARINDA, 2 ABK MENINGGAL

Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api pada kapal LCT. Gemilang Perkasa yang meledak saat bongkar muatan di dermaga Pertamina Samarinda.(foto : Tribun Kaltim)

Hari Jum'at tanggal 03 Agustus 2012 sekitar jam 15.00 wita sebuah ledakan terdengar dari arah tepian Mahakam di samarinda.
Bunyi ledakan itu memecah kesibukan warga yang sementara mempersiapkan buka puasa sore itu.
Kontan saja warga bergegas datang ke lokasi tempat ledakan berasal.

Ternyata sumber ledakan adalah di Dermaga Khusus PT. Pertamina dijalan Slamet Riyadi, Samarinda.
Sebuah kapal jenis LCT (Landing Craft Tank) dengan nama "Gemilang Perkasa" meledak saat sedang dalam kegiatan bongkar muat.
Diketahui kapal tersebut membawa muatan premium sebanyak 4.200 kiloliter untuk dibongkar di Samarinda.
Akibat ledakan tersebut dikabarkan 2 orang ABK meninggal dunia dan 2 orang lainnya cedera berat.
Belum diketahui secara pasti dari mana sumber ledakan berasal.

Segera setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran langsung terjun ke lokasi.
Pemadaman segera dilakukan  untuk mencegah kebakaran, karena kapal bermuatan bahan bakar yang mudah menyala.
Team rescue juga langsung terjun bersama regu pemadam untuk mencari korban.
Korban meninggal dan luka - luka langsung dibawa ke rumah sakit.

Kejadian ini sempat membuat macet ruas jalan Slamet Riyadi yang berada didepan dermaga.
Warga bergerombol menyaksikan kejadian, dan menonton petugas pemadam beraksi.
Setelah satu jam lebih akhirnya situasi dinyatakan aman, karena tidak ada kebakaran lebih lanjut yang diakibatkan oleh ledakan tersebut.
Kapal yang meledak juga ditarik menjauh dari lokasi dermaga.
Sementara penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.

AMANKAN AKUN FACEBOOK ANDA

Pernahkan anda mendapat notifikasi untuk mengamankan akun facebook anda?
Apakah hal itu bermanfaat dan apakkah harus kita ikuti?
Bagi saya itu termasuk penting dan tidak ada salahnya untuk diikuti Verifikasinya.
Karena sekarang banyak akun facebook yang dibobol cracker dan tidak bisa diakses pemilik aslinya lagi.
Tidak jarang akun yang sudah dibajak digunakan untuk menipu orang lain.
Tentu anda tidak mau hal itu menimpa akun facebook anda.

Berikut ini langkah – langkah untuk memverifikasi akun dengan nomor handphone yang sering disarankan facebook.



Isilah nomor handphone ada pada kolom yang tersedia seperti pada gambar       diatas, lalu klik “Lanjutkan” pada pojok kanan bawah.
Sesaaat kemudian anda akan mendapat kode unruk verifikasi pada nomor handphone yang anda masukan diatas.



Masukan kode keamanan yang anda terima lewat sms pada kolom yang tersedia seperti pada gambar diatas, lalu klik “Konfirmasi” pada pojok kanan bawah.



Akan tampak gambar seperti diatas, facebook anda sudah terhubung dengan akun facebook anda.
Jika suatu waktu anda lupa password atau faceebook anda dihack orang, anda bisa meminta password baru yang akan diverifikasi lewat nomor handphone anda.
Sebelum mengklik “Selesai” perhatikan 2 menu yang ditampilkan diatas yaitu :
-                  1. Aktfikan pemberitahuan lewat sms.
Jika ini anda centang maka anda akan dapat sms tiap kali ada update status dari teman dekat anda atau ada komentar yang masuk sesudah komentar anda.
Kalau anda tidak merasa terganggu dengan ini maka tidak apa – apa kalau anda centang.
-                    2. Ijinnkan teman saya melihat nomor saya.
Bagi saya sebaiknya tidak usah dicentang bagian ini.
Sebab kalau kita centang maka nomor HP kita akan terlihat di profile kita.
Bagaimana kalau ada “teman” anda yang memang bermaksud mengintip nomor HP anda untuk tujuan tertentu yang tidak baik.
Kalau anda sudah tentukan pilihan lalu Klik “Selesai”.


MUARA BERAU ANCHORAGE


Tongkang sementara mentransfer muatan batubara ke kapal eksport di Muara Berau Anchorage.

Muara Berau Anchorage adalah area laut tempat kapal berlabuh memuat batubara di Kalimantan Timur.
Dinamakan demikian sebab posisinya diluar Muara Berau.
Puluhan kapal besar berbaur dengan Tug Boat berlabuh disini. 
Kapal - kapal besar datang dari luar negeri untuk muat batubara hasil produksi dari bumi Borneo.
Batubaranya berasal dari hulu sungai Mahakam, dimuat di tongkang yang ditarik dengan kapal Tug Boat.

Tiap tongkang setidaknya bermuatan batubara 5.000 - 10.000.000 metrik ton.
Setiap hari tidak kurang dari 20 sampai 30 tongkang yang kelaut lewat Muara Pegah selanjutnya menuju Muara Berau Anchorage.
Itu sudah termasuk kapal tempat saya bekerja juga.
Semua menuju ke Muara Berau Anchorage, lokasi transfer batubara dari tongkang ke kapal besar.

Kegiatan pemuatan berlangsung siang dan malam, hanya diselingi waktu istirahat.
Sementara tongkang yang baru datang berlabuh dulu menunggu giliran untuk bongkar.
Saking banyaknya kapal yang berlabuh di area ini, kalau malam tampak seperti kota yang terapung dilaut karena gemerlap oleh cahaya lampu dari kapal - kapal.

Shoutmix , Free Service Has To Stop

Selesai juga saya  posting beberapa tulisan ke blog.
Setelah itu  saya mengecek lagi hasil postingan saya.
Barangkali ada kalimat yang kurang bagus dibaca.
Atau kesalahan ketik yang biasa saya lakukan karena memang kurang teliti.
Ternyata memang ada yang harus saya edit lagi karena memang ada kesalahan yang saya buat.

Sambil mengedit tidak lupa juga saya perhatikan elemen yang lain termasuk widget.
Saya baru mengganti shoutmix karena sudah ada tampilan yang baru.
Itupun saya tahu karena ada pengunjung yang memberitahu saya.
Jadi saya perhtikan juga shoutmixnya.
Baru ada beberapa pengunjung yang masuk dan berkomentar.

Saya perhatikan ada sesuatu yang aneh.
Tampilan headernya biasanya “Shoutmix” tapi kok sudah berganti menjadi “Important Notice”
Memang ada pilihan untuk menggantinya tapi saya biarkan saja seperti aslinya.
Lalu mengapa sekarang berganti dengan sendirinya?
Barangkali saja memang ada berita terbaru dari situsnya yang perlu.
 Jadi saya klik saja, dan segera terbuka jendela baru ke situs shoutmix.
Untuk lebih jelas silahkan buka linknya disini.

Rupanya memang ada pengumuman yang penting.
Artikelnya panjang sekali dan saya tidak bisa mengerti keseluruhan isinya.
Maklum bahasa inggris saya dibawah standar.
Tapi dari judulnya saya sudah bisa mengerti dengan jelas.
Shoutmix yang selama ini gratis akan distop dan akan segera berbayar.
Semuanya dijelaskan disitu kapan akan berlaku termasuk juga tarif yang harus dibayar perbulan.
Hanya cara pembayarannya saja yang belum diketahui.
Tapi paling juga lewat kartu kredit.

Yaaahhhh habis deh layanan gratis yang selama ini kita pakai.
Mau gimana lagi, yang punya mau jualan.
Maklum saja tidak sedikit juga biaya yang dikeluarkan untuk mengembangkannya.
Oke dech, selamat berjualan.
Ciaooo ShoutMix.



''Nguyên Trâi Street''

Selama kapal masuk Vietnam saya selalu bingung pergi jalan-jalan ke kota Can Tho menggunakan taksi.
Bukan karena tidak hafal kemana yang akan dituju, tetapi bingung karena seringkali saya merasa sopir tidak paham apa yang kita maksud.
Kalau ketemu sopir yang fasih berbahasa Inggris sih bagus.
Tapi kalau sopirnya tidak bisa berbahasa Inggris maka urusannya bisa repot.

Seperti yang saya alami lagi malam itu.
Saya baru dari mall menuju ke hotel tempat saya menginap.
Saya bermaksud singgah di counter handphone karena ada yang mau saya beli.
Namanya saya sudah lupa tapi nama jalannya ''Nguyên Trâi street''.

Jadi dengan pede saya mengucapkan tujuan saya, yaitu ''Nguyên Trâi street''.
Sang sopir taksi kelihatan bingung dan seolah tidak mengerti dengan ucapan saya.
Saya mengulangi ejaan nama jalan itu dengan pelan supaya dia jelas mendengarnya.
Sopirnya masih bingung juga, dia menyodorkan kertas pada saya.
Saya menuliskan tujuan saya dikertas yaitu ''Nguyên Trãy  Street.
Lalu saya berikan kembali kepadanya kertas itu.

Sejenak dia melihat tulisan itu dan berkata Ooooo Ngun Chai”......!!!
Wah, "ngun chai", ucap saya dalam hati.
Beda sekali antara tulisan dan bacaannya.
Hmmm pantas saja selama ini selalu nggak pernah nyambung kalau kita minta diantar ke suatu tempat.

LAPORAN KE VTS CONTROL DARI MALAYSIA KE SINGAPORE

Prosedur laporan dichannel kerja VTS sebelum berangkat dari Tanjung Pelepas, Malaysia tujuan Northern Tuas, Singapore.

1.  Sebelum kapal berangkat laporan dulu ke VTS West di channel 73 Vhf.
2.  Passing West Cardinal lapor lagi ke VTS West di channel 73 Vhf.
3.  Passing East Cardinal lapor lagi ke VTS West di channel 73 Vhf,lalu pindah ke channel 68 lapor ke West Control.
4.  Passing Temasek Buoy lapor lagi ke West Control channel 68, lalu pindah ke channel 22 lapor ke Jurong Control untuk ijin berlabuh tunggu checking immigration
5.  Tiba West Jurong Anchorage,selesai berlabuh lapor ke Jurong Control lagi di channel 22.
6.  Panggil West Jurong Immigration channel 74,request checking immigaration.
7.  Clear imigration, sebelum berangkat lapor lagi ke Jurong Control di channel 22 request permission.
8.  Passing Triton Buoy lapor ke Jurong Control di channel 22.
9.  Tiba Northern Tuas,base Ho Ah Lam shipyard lapor ke Jurong Control di channel 22.

CHANNEL CONTROL VESSEL TRAFFIC SERVICES

Channel kerja antar kapal dan untuk laporan posisi  kapal ke VTS Control saat berlayar di Selat Singapore.

                                      FROM  EAST  TO  WEST
NO
        TRAFFIC
  REPORT TO
CHANNEL
1
 Horsburg Light House
 VTS East
   10 Vhf
2
 Eastern Buoy/Johor
 VTS East
   10 Vhf
3
 Eastern Boarding Ground B
 VTS South
   14 Vhf
4
 Eastern Boarding Ground A
 VTS South
   14 Vhf
5
 Raffles Light House
 VTS West
   73 Vhf
6
 Western Boarding Ground B
 VTS West
   73 Vhf
7
 Temasek Buoy
 West Control
   68 Vhf
8
 Sultan Shoal
 Imigration
   74 Vhf
9
 Western Boarding Ground B
 Jurong Control
   22 Vhf
10
 Singapore Pilot
 Singapore Pilot
   20 Vhf

                                     FROM  WEST  TO  EAST
1
 Temasek Buoy
  West Jurong
   68 Vhf
2
 Western Boarding Ground B
  VTS West
   73 Vhf
3
 Karang Banteng
  VTS South
   10 Vhf
4
 Batu Berhanti
  VTS South
   14 Vhf
5
 Kerangka kapal/Racon D
  VTS South
   14 Vhf
6
 Horsburg Light House
  VTS East
   10 Vhf

Catatan: 
Ini adalah postingan saya pada bulan Desember 2011. Dan saya belum mengecek informasi terbaru apakah masih berlaku channel di atas atau sudah ada perubahan.
Catatan ini saya tambahkan pada hari ini, 11 november 2024.
Terima kasih.

HARI INI, 13 TAHUN YANG LALU

12 -12 2011.
Ya, sudah 13 tahun terlewati.
Semua mengalir begitu saja.

Walau terkadang ada riak dan gelombang.
Ada suka tak jarang duka pun datang.
Semua bisa dilewati bersama.

Waktu membentang.
Jarak pun menghadang.

Semua itu adalah ujian.
Yang harus dihadapi bersama.
Walau tidak bersatu dibumi sama.

Dan untuk kesekian kalinya.
Kebersamaan itu kita lewatkan sendiri - sendiri.
Demi tujuan yang lebih mulia.

TONGKANG "MENABRAK" PERAHU, SATU ORANG HILANG

Berita itu saya terima lewat sms,"Kapal teman saya menabrak perahu dan ada korban meninggal".
Kejadiannya disungai Barito, dihulu Muara Teweh, Kalimantan Tengah.
Segera saya menelpon balik teman yang memberi kabar, tetapi handphone sudah tidak aktif lagi.
Maklum saja yang memberi kabar juga disungai Barito dan masih ada daerah blankspot disana.
Mungkin saja dia sudah didaerah yang tidak terjangkau sinyal lagi.

Saya pun segera menghubungi teman dikapal yang dimaksud untuk mencari kabar.
Tapi sama saja, semua nomor yang saya hubungi tidak ada yang aktif.
Terpaksa saya pendam saja keingintahuan saya.
Was - was juga sebelum mendengar berita dari yang mengalami kejadiannya.
Apalagi mereka teman dekat saya.

Dua hari kemudian baru saya ada komunikasi dengan teman dikapal itu.
Dia menceritakan kepada saya detail kejadian yang sebenarnya.
Bukan kapal atau Tongkangnya yang menabrak perahu tersebut.
Tetapi perahu itu yang tiba - tiba nyelonong dan menyerempet tongkangnya.

Saat itu posisi kapalnya hendak menikung ke arah kanan sungai.
Dari belakang ada perahu yang hendak menyalip,karena kapalnya lebih lambat larinya.
Tapi pada saat perahu sudah melewati tongkang dan berada diburitan kapalnya, tiba - tiba perahu mengarah kekiri seolah hendak menyeberang memotong diantara kapal dan tongkang.

Tentu saja itu berbahaya sekali dan akan tertabrak tongkang.
Seharusnya perahu itu menyalip mengikuti kapal dengan berbelok kekanan juga.
Karena melihat posisi yang membahayakan perahu itu, dengan panik jurumudi menghentikan kapal.
Supaya tongkang melambat dan tidak menabrak perahu yang memotong didepannya.

Perahu nyelonong terus kekiri dan sempat tersangkut dihaluan tongkang tapi tidak tenggelam.
Rupanya perahu itu rusak kemudi,demikian hasil interogasi dikantor polisi sesudah kejadian.
Saat itu ada penumpang perahunya yang mungkin panik, dan melompat ke air.
Sementara perahunya bisa keluar dari posisi kejepit dihaluan tongkang dengan selamat.
Demikian juga penumpang lainnya yang berada didalam perahu.
Tetapi penumpang yang melompat ke sungai hilang dan baru ditemukan sehari kemudian sudah meninggal.

Jadi itulah yang diceritakan teman saya seperti yang juga diceritakannya saat disidik dikantor polisi.
Bukan kapal yang menabrak perahu, tetapi perahu yang rusak kemudi dan tidak terkendali.
Akibatnya tersangkut dihaluan tongkangnya saat menikung kekiri.
Tapi apapun penyebabnya, yang jelas sudah jatuh korban jiwa.

Itulah salah satu resiko jika kita berlayar di sungai.
Jadi dituntut kewapadaan yang tinggi, sebab kalau tidak sempat dihentikan lajunya kapal bukan tidak mungkin perahunya tenggelam karena hantaman tongkang.
Dan kalau sudah kejadian begini tentu yang pertama disalahkan adalah pihak kapal.
Sebab dalam pandangan umum, tidak mungkin perahu menabbrak kapal.
Yang lebih dianggap benar adalah kapal menabrak perahu, walau kejadiannya sering tidak seperti itu.

Siapa orang kapal yang mau mencari masalah dengan menabrak perahu.
Sering saya mengalami, perahu atau speed boat yang dengan seenaknya memotong dihaluan kapal dalam jarak yang terlalu dekat.
Mereka berpikir perahunya laju sehingga biarpun mmemotong dengan jarak 5 meter didepan kapal dianggap biasa saja.
Padahal kita yang dikapal sudah kuatir setengah mati, sebab kalau mesinnya mati mendadak atau kemudinya macet maka tentu akan terjadi kecelakaan.
Dan kapal akan susah menghindar kalau jaraknya sudah sedekat itu.
Jadi intinya perlu pengertian antara sesama pengguna sarana air di sungai untuk berteloransi.
Dengan demikian akan tercipta keamanan baik untuk perahu yang kecil juga untuk kapal yang berlayar disungai.

AIR MAHAKAM SURUT, TONGKANGPUN KANDAS

Percuma saja usaha kita untuk mengeluarkan tongkang dari tempatnya kandas.
Mulai pagi jam 09:00 sampai sore hari cuma diselingi istirahat makan siang saja.
Tapi tongkang masih tetap lengket dipinggir sungai, tidak bisa ditarik keluar.

Beberapa hari ini air sungai mahakam agak meluap karena sering hujan.
Jadi posisi tongkang yang tambat dipinggir sungai agak bergeser lagi kearah kedarat.
Dan tanpa disangka - sangka tadi pagi air sungai surut mendadak.

Jadi tongkang langsung kandas karena tidak sempat di geser posisinya sebelum air surut.
Parahnya lagi posisi kita dihulu mahakam, daerah yang tidak terjangkau pasang surut.
Disini air hanya pasang kalau hujan, dan akan surut terus selama hujan belum datang.
Berbeda dengan daerah sungai yang dekat muara yang pasang surutnya bervariasi tiap pagi dan sore.

Karena tongkangnya kandas, maka kita usahakan ditarik dengan kapal untuk bisa keluar.
Siapa tahu tidak terlalu parah kandasnya.
Tetapi setelah mencoba selama 2 jam, tidak berhasil juga sampai waktunya makan siang.
Kita istirahat sejenak untuk makan sambil berpikir cara yang lain untuk mengeluarkannya.

Setelah selesai makan siang dan istirahat sejenak kita lanjutkan lagi untuk towing tongkang.
Tali pun sudah pakai tali towing yang besar untuk mejaga jangan sampai putus kena sentakan.
Juga sudah dibantu kapal teman yang kebetulan stand by dilokasi yang sama.
Dua kapal dengan tenaga maksimal dikerahkan untuk menarik tongkang yang kandas itu.
Tapi tetap tidak ada hasilnya, tongkangnya tidak bergerak sama sekali.
Akhirnya kami menyerah, mau tidak mau harus menunggu lagi air pasang kalau ada hujan dihulu sungai.
Hanya itu harapan satu - satunya, karena tidak ada cara lain.
Padahal sudah waktunya untuk muat karena sudah boleh lewat di jembatan Tenggarong yang ambruk.

TERKURUNG DI HUTAN GARA - GARA JEMBATAN AMBRUK

Dua minggu sudah kapal stand by menunggu muatan dihulu sungai mahakam.
Kapal dan tongkang sudah banyak yang antri, siap untuk dimuati.
Tapi pemuatan tidak bisa dilaksanakan,bukan karena muatan yang tidak ada.
Semua terkendala karena jembatan Mahakam II / Jembatan Kutai Kertanegara yang ambruk.

Sejak jembatan itu ambruk kesungai tanggal 26 November lalu, tidak boleh kapal melintasi daerah tersebut.
Pencarian korban yang terjebak didalam mobil yang tersangkut dibadan jembatan masih berlanjut dan belum selesai.
Juga pilar jembatan yang dikuatirkan akan ambruk dan bisa menimpa kapal yang lewat dibawahnya.

Otomatis semua kapal yang melayani daerah hulu mahakam terhambat.
Termasuk kapal tempat saya bekerja yang memuat batubara dihulu mahakam juga.
Jadi selama dua mingguan ini kami hanya stand by sambil menunggu kabar evakuasi dijembatan yang ambruk itu.
Kalau sudah dinyatakan aman dan boleh lewat, berarti sudah akan dilakukan pemuatan.
Dan kita sudah boleh turun kehilir untuk terus kelaut.
Bukannya terkurung terus didalam hutan seperti ini.

Rasanya bosan juga makan tidur saja karena tidak tahu lagi kegiatan apa yang mau dilakukan.
Mau turun ke kampung cukup jauh juga jaraknya.
Itupun harus naik perahu kelotok untuk pulang pergi karena tidak ada jalan akses dari lokasi kapal kita ke kampung.

Untung saja daerah ini terjangkau sinyal, jadi lumayan untuk kounikasi.
Untuk akses internet juga lumayan, sinyalnya dapat EDGE.
Sebenarnya agak lelet untuk koneksi internet kalau pakai modem. Tidak sebagus kalau sinyal HSDPA.
Tapi daripada tidak bisa nyambung samasekali, mau tidak mau harus menerima karena cuma itu yang ada.
Walau kadang saya naik darah karena sinyal yang sering putus atau tidak mau konek sama sekali.

ROUTE SAMARINDA KE BATAM

1. OB. MUARA PEGAH
     01° 05.750'S - 117° 14.900'E

     Haluan 206°, jarak 73,3 NM

2. ARU
    02° 12.000'S - 116° 43.000'E

    Haluan 198°, jarak 10 NM

3. KARANG SULING
    02° 21.500'S - 116° 40.000'E

     Haluan 190°, jarak 38,9 NM

4. TG. BERLAYAR
     03° 00.000'S - 116° 33.500'E

     Haluan 189°, jarak 60,5 NM

5. TG. SELOKA
    04° 00.000'S - 116° 23.500'E

    Haluan 220° , jarak 13,1 NM

6. KERAYAAN
    04° 10.000'S - 116° 15.000'E

     Haluan 265° , jarak 95,2 NM

7. TANJUNG SELATAN
     04° 18.000'S - 114° 40.000'E

     Haluan 283° , jarak 174 NM

8. TANJUNG PUTING
     03° 38.500'S - 111° 50.000'E

     Haluan 268°, jarak 91 NM

9. GOSONG ALING
     03° 41.000'S - 111° 19.000'E

      Haluan 296° , jarak 129 NM

10. PULAU SIADUNG
      02° 44.700'S - 108° 19.000'E

      Haluan 314° , jarak 31,8 NM

11. UTARA BELITUNG
      02° 22.500'S - 108° 00.000'E

      Haluan 318° , jarak 279 NM

12. PULAU SENTUT
      01° 05.000'N - 104° 53.000'E

      Haluan 305°, jarak 20,8 NM

13. BERAKIT
      01° 17.000'N - 104° 36.000'E
   
       Haluan 262°, jarak 16,2 NM

14. TG. PERGAM
      01° 14.800'N - 104° 20.000'E

      Haluan 268° , jarak 15 NM

15. NONGSA
      01° 14.300'N - 104° 05.000'E

     Haluan 245° , jarak 5,5 NM

16. BATU AMPAR
      01° 12.000'N - 104° 00.000'E

      Haluan 245°, jarak 5,5 NM

17. OB. SEKUPANG
      01° 09.700'N - 103° 55.000'E

      Haluan 211° , jarak 0,90 NM

18. MARIAM (PINTU MASUK)
      01° 08.940'N - 103° 54.530

TOTAL JARAK 1060 NAUTICAL MILE
      PETA LAUT YANG DIPAKAI ADALAH :

1.PETA NO. 159 : KALIMANTAN – PANTAI TIMUR, SUNGAI KUTEI DAN MUARA-         MUARANYA.
2.PETA NO. 130 : KALIMANTAN – PANTAI TIMUR, BALIKPAPAN HINGGA MUARA BERAU.
3.PETA NO. 125 : KALIMANTAN -  TANJUNG MANGGAR HINGGA TELUK KLUMPANG.
4.PETA NO. 122 : KALIMANTAN – ALUR MASUK SELATAN SELAT LAUT HINGGA TELUK KLUMPANG.
5.PETA NO. 129 : PANTAI TENGGARA KALIMANTAN – (ALUR) SELAT LAUT.
6.PETA NO. 289 : KALIMANTAN – PANTAI SELATAN, TG. MATALAYUR HINGGA ALUR PELAYARAN SATUI.
7.PETA NO. 150 : KALIMANTAN – PANTAI SELATAN, TG. PUTING HINGGA SELAUT LAUT.
8.PETA NO. 149 : KALIMANTAN- PANTAI BARAT DAN PANTAI SELATAN (SELAT KARIMATA) PULAU-PULAU KARIMATA HINGGA TANJUNG PUTTING.
9.PETA NO. 38 : LAUT NATUNA (BELITUNG SAMPAI BINTAN).
10.PETA NO. 103 : SUMATERA – PANTAI TIMUR, SINGAPURA HINGGA SELAT BANGKA.
11.PETA NO. 42 : PULAU-PULAU RIAU – SELAT RIAU DAN ALUR PELAYARAN SEKITARNYA.
12.PETA NO. 44 : PULAU-PULAU RIAU – ALUR PELAYARAN SEKUPANG DAN BATU AMPAR.