1. AX
00° 38' 30" S / 117° 40' 00" E
2. AX 1
00° 38' 08" S / 117° 36' 48" E
3. AX 2
00° 37' 40" S / 117° 35' 50" E
4. AX 3
00° 37' 20" S / 117° 34' 58" E
5. AX 4
00° 36' 58" S / 117° 34' 27" E
Route diatas adalah route untuk masuk ke GTS AX dari arah luar Muara Pantuan.
POSISI GTS AX
00° 37' 04" S / 117° 35' 12,5" E
POSISI PILING TAMBAT GTS AX
00° 37' 06,6" S / 117° 35' 22,1" E
ROUTE KELUAR DARI SINGAPORE (TUAS) KE HORSBURG
1. EAST KARDINAL (WBGB)
01° 12.000' N / 103° 39.000' E
2. NIPA 1
01° 11.000' N / 103° 39.000' E
3. NIPA 2
01° 10.400' N / 103° 40.000' E
4. TAKONG
01° 07.520' N / 103° 43.790' E
5. PEMPING
01° 08.000' N / 103° 46.000' E
6. KARANG BANTENG
01° 09.700' N / 103° 48.800' E
7. JODOH
01° 13.750' N / 103° 57.500' E
8. HORSBURG
01° 16.800' N / 104° 19.700' E
9. EAST BANK
01° 30.000' N / 104° 35.000'
01° 12.000' N / 103° 39.000' E
2. NIPA 1
01° 11.000' N / 103° 39.000' E
3. NIPA 2
01° 10.400' N / 103° 40.000' E
4. TAKONG
01° 07.520' N / 103° 43.790' E
5. PEMPING
01° 08.000' N / 103° 46.000' E
6. KARANG BANTENG
01° 09.700' N / 103° 48.800' E
7. JODOH
01° 13.750' N / 103° 57.500' E
8. HORSBURG
01° 16.800' N / 104° 19.700' E
9. EAST BANK
01° 30.000' N / 104° 35.000'
ROUTE MASUK SINGAPORE ( TUAS ) LEWAT HORSBURG
1. EAST BANK
01° 30.000' N - 104° 32.000' E
2. HORSBURG
01° 19.200' N - 104° 19.500' E
3. CHANGI
01° 15.830' N - 104° 00.000' E
4. EASTERN BOARDING GROUND "A"
01° 13.310' N - 103° 53.720' E
5. SOUTHERN BOARDING GROUND
01° 11.800' N - 103° 51.000' E
6. GUSONG
01° 10.630' N - 103° 48.000' E
7. RAFLES
01° 08.900' N - 103° 44.300' E
8. EAST CARDINAL ( WESTERN BOARDING GROUND " B " )
01° 11.750' N - 103° 39.000' E
01° 30.000' N - 104° 32.000' E
2. HORSBURG
01° 19.200' N - 104° 19.500' E
3. CHANGI
01° 15.830' N - 104° 00.000' E
4. EASTERN BOARDING GROUND "A"
01° 13.310' N - 103° 53.720' E
5. SOUTHERN BOARDING GROUND
01° 11.800' N - 103° 51.000' E
6. GUSONG
01° 10.630' N - 103° 48.000' E
7. RAFLES
01° 08.900' N - 103° 44.300' E
8. EAST CARDINAL ( WESTERN BOARDING GROUND " B " )
01° 11.750' N - 103° 39.000' E
ROUTE MASUK BIRINGKASSI 2
Route masuk Biringkassi lewat utara Pulau Langkai menghindari Pasabalangan, lewat utara Bone Linggang.
1. LANGKAI
05° 00.000' S - 119° 00.000' E
2. LANGKAI 2
05° 00.000' S - 119° 06.000' E
3. BONE LINGGANG
05° 04.495' S - 119° 11.740' E
4. LABUA
05° 04.495' S - 119° 13.635' E
5. PULAU BADI
04° 59.880' S - 119° 16.340' E
6. BONE BATANG
04° 59.620' S - 119° 20.800
7. PANAMBUNGAN
04° 57.500' S - 119° 21.000' E
8. KARANRANG
04° 52.300' S - 119° 23.780' E
9. BIRINGKASSI
04° 49.050' S - 119° 28.100'E
1. LANGKAI
05° 00.000' S - 119° 00.000' E
2. LANGKAI 2
05° 00.000' S - 119° 06.000' E
3. BONE LINGGANG
05° 04.495' S - 119° 11.740' E
4. LABUA
05° 04.495' S - 119° 13.635' E
5. PULAU BADI
04° 59.880' S - 119° 16.340' E
6. BONE BATANG
04° 59.620' S - 119° 20.800
7. PANAMBUNGAN
04° 57.500' S - 119° 21.000' E
8. KARANRANG
04° 52.300' S - 119° 23.780' E
9. BIRINGKASSI
04° 49.050' S - 119° 28.100'E
ROUTE MASUK BIRINGKASSI
Route masuk Biringkassi lewat utara Pulau Langkai :
1. LANGKAI
05° 00.000' S - 119° 00.000' E
2. PASABALANGAN
05° 00.000' S - 119° 14.200' E
3. BONE BATANG
04° 59.620' S - 119° 20.800' E
4. PANABUNGAN
04° 57.500' S - 119° 21.000' E
5. KARANRANG
04° 52.300' S - 119° 23.780' E
6. BIRINGKASSI
04° 49.050' S - 119° 28.100' E
1. LANGKAI
05° 00.000' S - 119° 00.000' E
2. PASABALANGAN
05° 00.000' S - 119° 14.200' E
3. BONE BATANG
04° 59.620' S - 119° 20.800' E
4. PANABUNGAN
04° 57.500' S - 119° 21.000' E
5. KARANRANG
04° 52.300' S - 119° 23.780' E
6. BIRINGKASSI
04° 49.050' S - 119° 28.100' E
ROUTE MASUK TELUK ADANG
1. OB ADANG
01° 42.950'S - 116° 36.300'E
2. TANJUNG MANDU / AIR MATI
01° 42.950'S - 116° 26.500'E
3. SEI TEDONG BESAR
01° 45.300'S - 116° 20.900'E
4. SEI TEDONG KECIL
01° 46.750'S - 116° 19.200'E
5. SEI NIA KECIL
01° 48.050'S - 116° 16.500'E
6. PONDONG 1
01° 48.150'S - 116° 15.420'E
7. PONDONG 2
01° 47.880'S - 116° 14.260'E
8. PASIR MAYANG
01° 46.750'S - 116° 12.550'E
9. SEI TARUSAN
01° 46.840'S - 116° 11.570'E
10. MODANG
01° 47.110'S - 116° 11.100'E
11. LABUH KIDECO
01° 48.000'S - 116° 10.270'E
12. KIDECO
01° 48.800'S - 116° 09.740'E
01° 42.950'S - 116° 36.300'E
2. TANJUNG MANDU / AIR MATI
01° 42.950'S - 116° 26.500'E
3. SEI TEDONG BESAR
01° 45.300'S - 116° 20.900'E
4. SEI TEDONG KECIL
01° 46.750'S - 116° 19.200'E
5. SEI NIA KECIL
01° 48.050'S - 116° 16.500'E
6. PONDONG 1
01° 48.150'S - 116° 15.420'E
7. PONDONG 2
01° 47.880'S - 116° 14.260'E
8. PASIR MAYANG
01° 46.750'S - 116° 12.550'E
9. SEI TARUSAN
01° 46.840'S - 116° 11.570'E
10. MODANG
01° 47.110'S - 116° 11.100'E
11. LABUH KIDECO
01° 48.000'S - 116° 10.270'E
12. KIDECO
01° 48.800'S - 116° 09.740'E
ROUTE BANJARMASIN KE TANJUNG PRIOK
1. BUOY NO. 2 BANJARMASIN
03° 39.660'S - 114° 28.600'E
2. MATALAYUR
04° 00.000'S - 113° 34.000'E
3. TANJUNG SEDARI
05° 45.000'S - 107° 15.000'E
4. TANJUNG KARAWANG
05° 51.500'S - 107° 00.000'E
5. OB TANJUNG PRIOK
06° 01.000'S - 106° 53.800'E
03° 39.660'S - 114° 28.600'E
2. MATALAYUR
04° 00.000'S - 113° 34.000'E
3. TANJUNG SEDARI
05° 45.000'S - 107° 15.000'E
4. TANJUNG KARAWANG
05° 51.500'S - 107° 00.000'E
5. OB TANJUNG PRIOK
06° 01.000'S - 106° 53.800'E
ROUTE MASUK SELAT LAUT
ROUTE SELAT LAUT
1. SERO 1
03° 45.000'S
115° 55.000'E
2. SERO 2
03° 41.350'S
115° 55.250'E
3. SERO 3
03° 38.000'S
115° 57.000'E
4. PETANG
03° 36.700'S
115° 58.400'E
5. PEGATAN
03° 33.600'S
116° 00.700'E
6. SALINO / KRAMAT
03° 31.190'S
116° 01.400'E
7. SEI MERAH / KPUTIH
03° 28.000'S
116° 01.500'E
8. ANAK SUWANGI
03°26.400'S
116° 02.800'E
9. UTARA SUWANGI
03° 25.100'S
116° 02.800'E
10. TAMPAKAN 1
03° 23.000'E
116° 04.500'E
11.TAMPAKAN 2
03° 22.000'S
116° 04.700'E
12.GOSONG PAYUNG 1
03° 20.900'S
116° 05.600'E
13. GOSONG PAYUNG 2
03° 19.450'S
116° 06.000'E
14. TARJUN
03.18.000'S
116° 06.600'E
15.STAGEN
03° 14.900'S
116° 11.800'E
16. PEMANCINGAN
03° 11.400'S
116° 15.600'E
KERANGKA KAPAL DI ALUR MUARA BARITO
Pagi hari kapal saya tiba di ambang luar Muara Barito.
Setelah pendekkan tali towing, kapal langsung masuk tanpa pandu diatas kapal.
Maklum saja kapal Tug Boat jadi jarang dipandu.
Apalagi gandengan kita hanya tongkang kosong.
Kapal langsung masuk alur menuju ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Karena sudah aplaus jaga, saya istirahat tidur dikamar.
Perwira jaga lainnya menggantikan saya jaga di anjungan.
Tiba - tiba saya terbangun karena kapal seperti menabrak sesuatu.
Saya langsung lari ke atas melihat keadaan.
Ternyata kapal kandas di atas Kerangka Kapal yang tenggelam.
Mau bergerak mundur sudah tidak mubgkin.
Tali towing sudah terulur dan bisa masuk terhisap baling - baling.
Tongkang yang ditarik meluncur dari belakang dan akan menghantam buritan kapal.
Terpaksa mesin dimajukan kembali supaya air tendangan baling - baling mengurangi laju tongkang.
Abk sibuk mengatur tali towing agar tidak terbelit.
Yang lain menyiapkan dapra menahan benturan tongkang.
Akhirnya tongkang membentur buritan kapal dan meninggalkan bekas penyok yang cukup dalam.
Setalah tongkang bebas, kapal di olah gerak untuk keluar dari atas kerangka.
Setelah maju mundur sambil dicikar kiri kanan, kapal bisa keluar dari atas kerangka.
Saya sempatkan untuk mengambil posisi kapal dan disimpan di GPS.
Posisinya adalah 03° 35.461' S - 114° 29.009' E.
Sesudah memastikan tidak ada kebocoran, kapal melanjutkan perjalanan lagi.
Setelah saya ingat - ingat ternyata itu adalah kerangka kapal yang belum lama ini tenggelam.
Nama kapalnya TB. NAKAICHI MARU yang memakan korban jiwa 2 orang Abknya.
Posisinya tenggelamnya di alur pelayaran.
Sebelum buoy nomor 8 kalau masuk.
Sayangnya posisi itu belum ditandai dengan buoy.
Saya juga sudah lama tidak keluar masuk alur ini karena kapal saya yang dulu beroperasi di sungai terus.
Jadi tidak tahu dimana persisnya posisi kerangka.
Kalau kapal berlayar pas posisi di As Treck Route tidak berbahaya, karena posisi tenggelamnya kapal itu sekitar 0,02 dari As ke arah Barat.
Tapi kalau kita sudah menyimpang sebanyak itu tentu berpotensi untuk naik di atasnya.
Itulah yang kami alami karena menyimpang dari As Treck karena akan passing dengan kapal keluar dengan Tongkang yang terisi muatan.
LEBARAN DI LAUT LAGI
Matahari sudah terbenam di Selat sunda.
Saya segera berbuka puasa dengan menu seadanya.
Lalu kembali sibuk bekerja bersama teman lainnya.
Hari ini adalah puasa terakhir ramadhan 1432 H.
Sebenarnya saya dan teman sudah ada rencana berbuka puasa didarat.
Sekalian mau jalan - jalan melihat pawai takbiran dikota Cilegon.
Ternyata agen memberitahu bahwa muatan sudah selesai dibongkar.
Tongkang harus dikeluarkan dari jetty karena ada tongkang lain yang mau bongkar.
Segera kapal menuju jetty untuk mengeluarkan tongkang dari situ.
Maunya agen harus berangkat malam ini juga ke Banjarmasin.
Semua menggerutu karena tidak mau berangkat.
Ini adalah malam lebaran, kok malah disuruh berlayar.
Tapi mau membantah bagaimana lagi.
Kalau muatan sudah selesai bongkar mau tidak mau harus berangkat.
Ternyata sampai ditongkang ada kendala yang menghambat.
Tali second towing sudah hangus terkena muatan batubara yang terbakar.
Batubara memang biasa terbakar sendiri kalau lama dibongkar.
Celakanya apinya mengenai tali dan terbakar habis.
Terpaksa kita benahi dulu tali towingnya sebelum keluar dari jetty.
Tinggal ujung tali yang dekat wire sling saja yang tersisa.
Itupun terbelit dan terendam dilaut.
Terpaksa kru turun berenang untuk mengangkatnya ke atas kapal.
Seorang kru kakinya terluka kena wire yang sudah berserabut.
Untung lukanya tidak terlalu parah.
Bertambah lagi masalah yang harus ditangani.
Orang – orang didarat sibuk menyambut malam lebaran, kami malah sibuk dengan pekerjaan ektra dikapal.
Menjelang waktu isya baru selesai kita menyambung tali towing seadanya saja.
Yang penting bisa keluar dari jetty.
Tapi tidak langsung berangkat berhubung tali second towing belum dibenahi dengan sempurna.
Lagipula ada kru yang terluka, jadi kapal hanya shifting berlabuh di Pulorida.
Berangkatnya ditunda sampai besok sesudah sholat Idul Fitri.
Sambil kita membenahi tali second towing yang terbakar,diganti dengan yang baru.
Besoknya kami turun sholat Idul Fitri dimasjid terdekat di Merak.
Sesudah sholat singgah sebentar dirumah tukang service boat langganan kita.
Jam 10:00 kapal langsung berangkat ke Banjarmasin lagi.
Lebaran pun terpaksa kami lewatkan dilaut.
Karena perjalanan ke Banjarmasin sekitar seminggu lamanya.
JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1432 H / 2O11 M UNTUK GORONTALO DAN SEKITARNYA
TANGGAL | IMSYAK | SHUBUH | SYURUQ | DZUHUR | ASHAR | MAGHRIB | ISYA’ | |
HIJRIYAH (RAMADHAN) | MASEHI (AGUSTUS) | |||||||
1 | 1 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:19 | 18:01 | 19:13 |
2 | 2 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:19 | 18:01 | 19:13 |
3 | 3 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:18 | 18:01 | 19:12 |
4 | 4 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:18 | 18:01 | 19:12 |
5 | 5 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:18 | 18:01 | 19:12 |
6 | 6 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:17 | 18:00 | 19:12 |
7 | 7 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:56 | 15:17 | 18:00 | 19:11 |
8 | 8 | 04:21 | 04:31 | 05:47 | 11:55 | 15:17 | 18:00 | 19:11 |
9 | 9 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:55 | 15:16 | 18:00 | 19:11 |
10 | 10 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:55 | 15:16 | 18:00 | 19:11 |
11 | 11 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:55 | 15:16 | 18:00 | 19:10 |
12 | 12 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:55 | 15:15 | 18:00 | 19:10 |
13 | 13 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:55 | 15:15 | 17:59 | 19:10 |
14 | 14 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:54 | 15:14 | 17:59 | 19:10 |
15 | 15 | 04:21 | 04:31 | 05:46 | 11:54 | 15:14 | 17:59 | 19:09 |
16 | 16 | 04:21 | 04:31 | 05:45 | 11:54 | 15:13 | 17:59 | 19:09 |
17 | 17 | 04:21 | 04:31 | 05:45 | 11:54 | 15:13 | 17:59 | 19:09 |
18 | 18 | 04:21 | 04:31 | 05:45 | 11:54 | 15:12 | 17:58 | 19:08 |
19 | 19 | 04:21 | 04:31 | 05:45 | 11:53 | 15:12 | 17:58 | 19:08 |
20 | 20 | 04:21 | 04:31 | 05:45 | 11:53 | 15:11 | 17:58 | 19:08 |
21 | 21 | 04:20 | 04:30 | 05:44 | 11:53 | 15:11 | 17:58 | 19:07 |
22 | 22 | 04:20 | 04:30 | 05:44 | 11:53 | 15:10 | 17:57 | 19:07 |
23 | 23 | 04:20 | 04:30 | 05:44 | 11:52 | 15:09 | 17:57 | 19:07 |
24 | 24 | 04:20 | 04:30 | 05:44 | 11:52 | 15:09 | 17:57 | 19:06 |
25 | 25 | 04:20 | 04:30 | 05:43 | 11:52 | 15:08 | 17:57 | 19:06 |
26 | 26 | 04:20 | 04:30 | 05:43 | 11:52 | 15:07 | 17:56 | 19:05 |
27 | 27 | 04:19 | 04:29 | 05:43 | 11:51 | 15:07 | 17:56 | 19:05 |
28 | 28 | 04:19 | 04:29 | 05:43 | 11:51 | 15:06 | 17:56 | 19:05 |
29 | 29 | 04:19 | 04:29 | 05:42 | 11:51 | 15:05 | 17:55 | 19:04 |
30 | 30 | 04:19 | 04:29 | 05:42 | 11:51 | 15:04 | 17:55 | 19:04 |
Keterangan :
1.Kriteria yang digunakan dalam perhitungan awal bulan adalah kriteria MABIMS.
2.Jam disesuaikan dengan jam RRI dan TVRI.
3.Titik pusat Koordinat adalah Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo.
4.Syuruq adalah waktu terbitnya matahari.
5.Penyesuaian waktu :
- Suwawa,Kabila,Atinggola,Limboto dan Batudaa sesuai waktu jadwal.
- Bone Pantai, Dumbaya Bulan , Kwandang dan Tibawa + 1 menit.
- Anggrek,Boliyohuto,Paguyaman,Sumalata dan Tilamuta + 3 menit
- Paguat + 4 menit, Marisa + 5 menit,
- Lemito + 6 menit, Molosifat + 7 menit.
6. Tanggal 1 Ramadhan menunggu penetapan Menteri Agama Republik Indonesia.
- Sumber Kementrian Agama Provinsi Gorontalo ( Gorontalo Post edisi Sabtu 30 Juli 2011 )
- Ada kesalahan ketik pada jadwal yang tertulis di harian Gorontalo Post untuk jam Maghrib mulai tanggal 13 Ramadhan sampai 30 Ramadhan dimana jadwal yang tertulis untuk Maghrib tanggal 13 Ramadhan jam 18:59 padahal tanggal 12 Ramadhan adalah jam 18:00 yang mana selang 5 - 6 hari waktunya mundur 1 menit,jadi seharusnya adalah jam 17:59.
- Kesalahan berlanjut sampai tanggal 30 Ramadhan dimana jam maghribjadi 18:55 dari yang seharusnya 17:55.
- Kesalahan ketik tersebut sudah saya koreksi pada jadwal imsyakiyah yang saya posting di blog ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
